Headlines News :
Buletin Kristal Online. Powered by Blogger.

Latest Post

Kajian Tafsir

Written By Unknown on Thursday, 10 October 2013 | 21:03

Indonesiaku


"Indonesiaku"

Indonesia
Inilah Negeri kami
Negeri yang penuh akan limpahan rizki
Tak terkecuali hasil korupsi
Indonesia
Inilah Negeri kami
Negeri yang penuh akan emosi
Tak peduli hidup atau mati
Indonesia
Inilah Negeri kami
Negeri yang penuh akan kontroversi
Bahkan keadilan pun bisa dibeli
Indonesia
Inilah Negeri air mata
Negeri tempat berebut tahta dan kuasa
Tak tau kapan berakhirnya
Indonesia
Inilah Negeri kita
Negeri bhineka tunggal ika
Penjual ribuan macam budaya
Indonesia
Inilah Indonesia


Lewy XI BHS B 

Disiplin Siswa dan Disiplin Sekolah

     
            Salah satu upaya untuk menciptakan pendidikan yang berkarakter adalah adanya keamanan dan kenyamanan di lingkungan sekolah. Selidik demi selidik, ternyata keamanan dan kenyamanan tersebut dapat diwujudkan dengan adanya kedisiplinan, yaitu disiplin siswa dan disilplin sekolah. Nah, apakah maksud dari dua kedisiplinan tersebut?
            Seorang siswa dalam mengikuti kegiatan belajar di sekolah pasti tidak akan lepas dengan yang namanya tata tertib dan peraturan sekolah. Setiap siswa pastinya juga akan di tuntut untuk dapat berperilaku sesuai peraturan dan tata tertib yang berlaku di sekolahnya.
            Kepatuhan dan ketaatan siswa terhadap berbagai aturan atau tata tertib yang berlaku biasa kita sebut dengan “disiplin siswa”. Sedangkan peraturan, tata tertib dan berbagai ketentuan lainya yang diupayakan untuk mengatur siswa tersebut “Disiplin Sekolah”
            Sedangkan menurut wikipedia (1993), disiplin sekolah adalah “Refers to students compliying with a code of behavior often known as the scool rules”. Yang dimaksud dengan peraturan sekolah (school rule) tersebut adalah seperti aturan tentang standar berpakaian (standars of clothing), ketepatan waktu, perilaku sosial, dan etik belajar / bekerja.
            Pengertian disiplin sekolah kadang kala diterapkan dalam pemberian hukuman (sanksi) sebagai konsekuensi dari pelanggaran suatu aturan / tata tertib, meski kadang kala menjadi kontroversi dalam menerapkan metode pendisiplinanya, sehingga terjebak dalam bentuk kesalahan psikologis, (psychological maltreatment) dan kesalahan fisik (phisical maltreatment). Sebagaimana diungkapkan oleh Irwin A Hyman dan Pamela A Snouck dalam bukunya dangerous school (1999).
            Maman (Ahli Psikologis) mengemukakan bahwa tujuan disiplin sekolah adalah :
1.      Memelihara terciptanya perilaku yang tidak menyimpang.
2.      Mendorong siswa agar berperilaku yang baik dan benar.
3.      Membantu siswa memahami dan menyesuaikan diri dengan tutunan lingkunganya.
4.      Melatih siswa untuk belajar hidup dengan kebiasaan baik dan bermanfaat.
Dengan adanya uraian-uraian di atas, kita bisa mengetahui bahwa tujuan utama disiplin kelas. Jika seorang guru tidak mampu menerapkan disiplin dengan baik, maka bisa jadi siswa sekolah adalah untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman, terutama di dalam kurang termotivasi dan memperoleh penekanan tertentu. Suasana belajarpun kurang kondusif untuk mencapai prestasi belajar siswa.
            Di lingkungan sekolah, khususnya di MATU kita tercinta ini, pelanggaran terhadap berbagai aturan dan tata tertib masih sering kita temukan, sepeti kasus bolos, surat-menyurat, pacaran (atau bahasa kerenya “PT”), menyontek, dan bentuk penyimpangan lainya. Semua itu, tentu membutuhkan upaya pencegahan dan penanggulangan. Nah, disinilah arti penting disiplin siswa dalam melaksanakan disiplin sekolah untuk menciptakan pendidikan yang berkarakter.
redaksi

Salam Redaksi "Agustus"

Salam Redaksi

            Assalamualaikum Wr. Wb.
Kaifa khalukum sobat kristal semua? Semoga selau tercurahkan rahmat dan kasih-Nya selalu ya... amin, pasti kalian semua dah kangen dengan karya siswa- siswa MATU. Khususnya siwa-siswa baru yang mempunyai skill-skill dan potensi yang luar biasa, yang kami sajikan dalam bentuk bulletin kali ini, yang mengusung tema “ Tanam benih pendidikan berkarakter bangsa “ Di tema kali ini, kami akan sajikan sajian yang menarik dengan mencantumkan berita, yang berkaitan, “ Bagaimana seharusnya kita sebagai seorang pelajar menanamkan benih cinta bangsa? ”.
             Pada edisi kali ini pula kami punya rubrik-rubrik baru yang tak kalah menariknya,di antaranya yaitu kajian tafsir.  Kita akan tampilkan ayat Al-Qur’an yang menjelaskan tentang “tanam benih cinta berkarakter bangsa ” dan buah atau mutiara yang  perlu kita teladani dari ayat tersebut.  Ada juga rubrik baru yaitu konsultasi kesehatan, jadi kalau kalian semua mempunyai masalah kesehatan bisa dikonsultasikan di bulletin tercinta ini. Bukan hanya kajian tafsir dan konsultasi kesehatan, juga ada kolom belajar yang berisi informasi-informasi penting yang semoga bisa menambah wawasan sobat kristal. Pasti kalian semua penasaran kan?, dengan isi bulletin karya sobat kristal semua?, Read More, dan petik hikmah di setiap rubriknya.
            Sekian dari kami apabila ada kekurangan dari penyajian atau informasi kami minta maaf sebanyak-banyak nya, terima kasih...
Dan kami sampaikan salam jurnalistik.
“ jurnalistik is our life!!!”
              Redaksi           

Ku Kenakan Lagi Mukenaku


         Teriknya sang surya mengisahkan tergoresnya sedikit cerita dalam kehidupan usia kelamku. Tak pernah terbesit bahkan terbayang dalam hidup, aku lahir di tengah-tengah keluarga yang tergolong berkecukupan bahkan di kategorikan lebih. Tapi di balik semua itu aku belum merasa sempurna karna tak semuanya dapat dimiliki termasuk kehangatan dan kebersamaan bersama keluarga.
            Dengan adanya seperti itu, angin membawa hidup ku menjadi bebas , tak mengenal arti norma, bahkan dalam hatiku telah lebur asal mula kehidupanku dulu yang beragama islam. Kini ku jalani hidupku hanya dengan berfoya-foya tanpa malu kesana kemari bermain dengan seorang laki-laki sampai tak mengenal waktu, tapi disitu aku belum menemukan ketenangan  “ bibb..bibb..” suara klakson temanku menyadarkan bahwa dia telah sampai di depan rumah. “ Vera,, ayo kita jalan-jalan, dari pada boring malming cuma di rumah” ajak Nasab. Dengan gesit aku melewati tangga menuju mobilnya.
            Malam itu terasa begitu cepat, pukul 12 malam pun telah berlalu. Jam pun berdentang keras, tapi tak sampai membawa sinyal ke gendang telingaku untuk pulang. Hingga jam 2 pagi tiba, kami baru pulang setelah merasa lelah. Karna ulah kenakalan kami, hingga kami pulang dalam keadaan mabok.
            Keanehan terjadi dalam perjalanan kami, mobil yang kami kendarai hampir menabrak truk, hingga tiba-tiba terperosok ke dalam jurang. Kami semua tergampar ke jurang sedangkan aku terbawa arus hingga membawa aku hanyut terbawa arus yang deras. Perjalanan semu ku berhenti disuatu daerah yang asing di mataku. Hingga aku ditemukan seorang nelayan di sungai. Dia membawaku menuju gubuknya. Dua hari aku tertidur tanpa sadar.
“ Alhamdulillah kau telah sadar..” syukur bapak. “ saya Pak Badrun, bapak tidak bermaksud jahat sama kamu nak, kemarin bapak temukan kamu terdampar di sungai,  jadi bapak bawa kesini ..” penjelasan bapak. Ku hanya terdiam dan melamun mengingat kejadian yang ku alami kemarin. Tanpa sadar setetes air mata mengalir di pipiku.
            Senja pun kini datang untuk menyambut kisah baruku. Terdengar suara menimba air di sumur, ku amati lekat-lekat apa yang dia lakukan, terasa aneh tapi terlihat tidak asing, dia membasuh muka, tangan, kaki, dan sebagainya. Sebenarnya apa yang dia lakukan ? tiba-tiba dia pergi dan melakukan yang sepertinya itu sholat. Tak lama kemudian dia membaca sebuah buku, tapi isinya berbeda terlihat indah hingga tiba-tiba tanpa sadar aku menyenggol sebuah gelas. “  Pyaarrr..”.
“ Astaghfirullah..‘’ ucapnya. “ Maaf, maaf bukan maksud ku mengganggu.” Sesalku. “ Gak papa mbak, maaf telah mengganggu tidur mbak.” ucapnya. “ Gak kok, kamu siapa, dan tadi apa yang kamu baca ? itu semua membuatku tenang.” tanya ku. “ Aku ro’ful, anak Pak Badrun, yang ku baca tadi adalah Al-qur’an.” jelasnya. “ Oh,, jadi kamu anaknya bapak ? aku Vera, bolehkah aku meminta kamu membaca itu lagi ?” pintaku.
            Perkenalan denganya membuat hatiku dan hidupku berbeda, beribu-ribu ceritanya membuat hatiku lebih berwarna. Dia selalu bercerita tentang agama yang pernah ku anut, yaitu Islam. Ketenangan mengalir dari ceritanya hingga hatiku sedikit luluh. “ Maaf, ini apa ? kain putih panjang dan bentuknya apa ini ?” tanyaku. “ Ini mukena almarhum ibuku, inilah pakaian buat sholat serorang wanita” jelasnya. “Sepertinya dulu SD aku pernah memakainya, bolehkah aku mulai memakai kembali ?” tanyaku. “ Silahkan jika mbak siap buat mulai memakainya, pakailah ini.” pemberiannya. Semuanya telah ku temukan kembali, sedikit demi sedikit kehangatan yang dulunya ku cari. Dilandasi kederhanaan dan keimanan yang benar membuat hatiku tentram. Akhirnya ku kenal kembali apa yang rohani ini inginkan, bukan harta tapi ketenangan. Lengkap sudah semuanya setelah mengenalnya. Lalu aku mengajak mereka bergabung ke gubuk kelahiranku . beberapa tahun kemudian ku temukan rasa yang berbeda pada diri kami, hingga tanpa ku duga Ro’ful meminangku. Tanpa basa-basi hati ini tak bisa berdusta untuk menolaknya. Hingga akhirnya kita menjadi mahrom.


Anjiati N Athiyah IPA A

Salam Redaksi "September"

Assalamualaikum Wr. Wb.
Kaifa khalukum sobat kristal semua? Semoga selau tercurahkan rahmat dan kasih-Nya selalu ya... amin, pasti kalian semua dah kangen dengan karya siswa- siswa MATU. Khususnya siwa-siswa baru yang mempunyai skill-skill dan potensi yang luar biasa, yang kami sajikan dalam bentuk bulletin kali ini, yang mengusung tema “ Tanam benih pendidikan berkarakter bangsa “ Di tema kali ini, kami akan sajikan sajian yang menarik dengan mencantumkan berita, yang berkaitan, “ Bagaimana seharusnya kita sebagai seorang pelajar menanamkan benih cinta bangsa? ”.
             Pada edisi kali ini pula kami punya rubrik-rubrik baru yang tak kalah menariknya,di antaranya yaitu kajian tafsir.  Kita akan tampilkan ayat Al-Qur’an yang menjelaskan tentang “tanam benih cinta berkarakter bangsa ” dan buah atau mutiara yang  perlu kita teladani dari ayat tersebut.  Ada juga rubrik baru yaitu konsultasi kesehatan, jadi kalau kalian semua mempunyai masalah kesehatan bisa dikonsultasikan di bulletin tercinta ini. Bukan hanya kajian tafsir dan konsultasi kesehatan, juga ada kolom belajar yang berisi informasi-informasi penting yang semoga bisa menambah wawasan sobat kristal. Pasti kalian semua penasaran kan?, dengan isi bulletin karya sobat kristal semua?, Read More, dan petik hikmah di setiap rubriknya.
            Sekian dari kami apabila ada kekurangan dari penyajian atau informasi kami minta maaf sebanyak-banyak nya, terima kasih...
Dan kami sampaikan salam jurnalistik.
“ jurnalistik is our life!!!”
              Redaksi             




daily expression english

Daily Expression September

-       You are belony                 : kamu tukang gombal           
-         Don’t cover my sight      : jangan halangi pandanganku
-      Who is inside?                  : siapa di dalam?
-      Over dead my body        : langkahi dulu mayatku
-       Is it funny?                     : ada yang lucu?
-       My soap is used up         : sabunku habis
-       I can’t stand                   : aku nggak tahan
-      I know if you lie to me    : aku tau jika kamu membohongiku
-      Speak up!                        : ngomong dong!        
-       You are so jerk               : kamu jorok

Rie_za XII IPA A

Translate Language

News

News
Dari dan Untuk Tajul Ulum
 
Support : Creating Website | PakCharis | Admin MATU
Copyright © 2011. BULETIN KRISTAL MA TAJUL ULUM - All Rights Reserved